Nama: Lutfiana Aisya
Kelas: XI Animasi 1
Sekolah: SMKN 2 Pariaman
A. Tujuan Project
Project ini bertujuan untuk membuat video animasi pendek berdasarkan cerita seorang siswi bernama Sherry yang mendapatkan tugas sekolah untuk membuat cupcake. Melalui project ini, saya belajar memahami proses pembuatan animasi, mulai dari menyusun narasi, mendesain karakter, membuat storyboard, hingga membuat video animasi dari beberapa scene. Selain itu, project ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan bercerita secara visual, serta keterampilan dalam menggabungkan karakter, latar, dan alur cerita menjadi sebuah animasi yang menarik.
B. Tahapan Pengerjaan
1. Menyusun Narasi Project
Tahap pertama adalah menyusun narasi sebagai dasar cerita animasi. Cerita ini mengangkat kehidupan seorang siswi bernama Sherry yang berangkat ke sekolah seperti biasa. Pada suatu hari, guru memberikan project kelas untuk membuat cupcake dengan berbagai rasa dan hiasan. Sherry kemudian mempersiapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan. Ia mulai mengaduk adonan, membuat cupcake cokelat dengan hiasan ceri, serta membuat berbagai varian rasa lainnya, seperti stroberi, blueberry, vanila, dan matcha. Setelah melalui beberapa tahapan, Sherry akhirnya berhasil menyelesaikan cupcake buatannya. Ia kemudian membagikan cupcake tersebut kepada teman-temannya dan mereka menikmati hasilnya bersama-sama. Cerita ini menyampaikan pesan bahwa kreativitas, kerja keras, dan kebersamaan dapat membuat sebuah kegiatan menjadi menyenangkan.
2. Membuat Desain Karakter
3. Membuat Storyboard
Tahap ketiga adalah membuat storyboard untuk menggambarkan urutan adegan yang akan ditampilkan dalam video animasi. Storyboard berfungsi sebagai panduan visual agar proses pembuatan animasi lebih terarah. Storyboard project ini terdiri dari delapan adegan utama
1. Berangkat sekolah: Sherry berangkat ke sekolah dengan penuh semangat.
2. Proyek membuat cupcake: Guru menjelaskan tugas membuat cupcake kepada para siswa.
3. Siap memasak: Sherry mempersiapkan diri dengan mengenakan topi koki dan menyiapkan bahan-bahan.
4. Mengaduk adonan: Sherry mulai mencampurkan bahan-bahan hingga menjadi adonan.
5. Cupcake cokelat: Sherry membuat cupcake cokelat dan menambahkan hiasan ceri di atasnya.
6. Beragam rasa: Sherry menyelesaikan berbagai jenis cupcake dengan rasa dan hiasan yang berbeda.
7. Berhasil!: Sherry merasa senang karena berhasil menyelesaikan semua cupcake.
8. Berbagi dengan teman: Sherry membagikan cupcake kepada teman-temannya dan mereka menikmati hasilnya bersama.
Dengan adanya storyboard, urutan cerita, ekspresi karakter, latar, dan aktivitas dalam setiap adegan dapat direncanakan sebelum masuk ke tahap animasi.
4. Membuat Video Animasi pada Beberapa Scene
Tahap terakhir adalah membuat video animasi berdasarkan storyboard yang telah disusun. Setiap scene dikembangkan menjadi rangkaian adegan yang menggambarkan perjalanan Sherry dari berangkat sekolah hingga menyelesaikan project cupcake. Proses ini meliputi penataan karakter dan latar, pengaturan gerakan, penyesuaian ekspresi, serta penyusunan perpindahan antaradegan agar cerita dapat tersampaikan dengan baik. Pada scene awal, animasi menampilkan Sherry yang berangkat ke sekolah. Selanjutnya, cerita berlanjut ke suasana kelas ketika guru memberikan tugas, kemudian berpindah ke kegiatan memasak di dapur. Adegan berikutnya memperlihatkan proses pembuatan cupcake dengan berbagai rasa hingga akhirnya Sherry berhasil menyelesaikan hasil karyanya dan berbagi dengan teman-temannya. Setelah semua scene selesai, setiap adegan disusun menjadi satu video animasi yang utuh. Proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan alur cerita sesuai dengan storyboard dan hasil animasi dapat dinikmati dengan baik.
C. Kesimpulan
Berdasarkan project yang telah direncanakan, pembuatan video animasi membutuhkan beberapa tahapan yang saling berkaitan, mulai dari menyusun narasi, membuat desain karakter, menyusun storyboard, hingga membuat video animasi pada beberapa scene. Melalui project ini, saya dapat mempelajari pentingnya perencanaan dalam proses produksi animasi serta memahami bagaimana sebuah cerita dikembangkan menjadi visual yang menarik. Cerita Sherry dalam membuat cupcake juga mengajarkan nilai kreativitas, ketekunan, dan kebersamaan. Diharapkan project ini dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan saya dalam bidang animasi serta menjadi bekal untuk mengerjakan project animasi berikutnya.



Post a Comment