Narasi Proyek Character Turnaround – Bloki, Pekerja Kantoran
Deskripsi Proyek
Pada proyek kali ini, saya membuat *character turnaround sheet* untuk sebuah karakter bernama *Bloki, yaitu karakter berbentuk seperti roti kecil yang berprofesi sebagai **pekerja kantoran*. Character turnaround sheet merupakan lembar acuan desain karakter yang digunakan untuk menampilkan karakter dari beberapa sudut pandang. Lembar ini penting dalam proses pembuatan animasi, ilustrasi, maupun game karena membantu menjaga bentuk, proporsi, warna, pakaian, dan detail karakter agar tetap konsisten.
Karakter Bloki memiliki konsep yang sederhana, unik, dan menggemaskan. Bentuk tubuhnya dibuat *kecil, pendek, dan menyerupai roti berbentuk kotak dengan sisi yang membulat*. Desain tersebut memberikan identitas visual yang mudah dikenali dan membuat Bloki terlihat seperti karakter maskot yang lucu.
Identitas Karakter
Nama:* Bloki
Peran/Profesi:* Pekerja Kantoran
Sifat:* Ramah, rajin, disiplin, dan bertanggung jawab
Ciri Khas:* Tubuh kecil dan imut, berbentuk kotak seperti roti, serta selalu menggunakan kemeja hitam dan dasi
Warna Dominan:* Kuning langsat dan hitam
Gaya Visual:* 2D cartoon dengan tampilan sederhana, bersih, dan menggemaskan.
Kepribadian Bloki digambarkan sebagai karakter yang *ramah, rajin, disiplin, dan bertanggung jawab*. Sifat tersebut sesuai dengan perannya sebagai pekerja kantoran yang selalu berusaha menyelesaikan tugas dengan baik. Ekspresi wajahnya yang sederhana dengan mata bulat dan senyum kecil memberikan kesan bersahabat serta mudah didekati.
Desain Karakter
Bagian kepala Bloki menjadi salah satu ciri khas utama. Kepalanya berbentuk *kotak dengan sudut dan bagian tepi yang bergelombang*, menyerupai bentuk roti yang lembut. Warna kuning langsat digunakan sebagai warna utama pada bagian kepala dan tangan.
Bloki memiliki *mata bulat berwarna gelap*, hidung dan mulut kecil, serta pipi berwarna merah muda. Elemen-elemen tersebut membuat wajahnya terlihat sederhana tetapi tetap ekspresif dan menarik.
Untuk memperkuat identitas sebagai pekerja kantoran, Bloki mengenakan *kemeja berwarna hitam dengan kerah dan dasi*. Ia juga menggunakan celana panjang berwarna gelap, ikat pinggang, serta sepatu berwarna hitam. Kombinasi pakaian tersebut memberikan kesan formal dan sesuai dengan karakter seorang pekerja kantoran.
Tampilan Turnaround
Dalam character turnaround sheet ini, Bloki ditampilkan dalam *empat sudut pandang*, yaitu:
1. *Front View* – memperlihatkan karakter dari arah depan. Tampilan ini menunjukkan bentuk wajah, mata, pakaian, dasi, celana, dan keseluruhan proporsi tubuh Bloki.
2. *3/4 View* – memperlihatkan karakter dari sudut tiga perempat. Sudut ini membantu menunjukkan kedalaman bentuk kepala dan tubuh serta posisi pakaian dari arah samping.
3. *Side View* – memperlihatkan karakter dari sisi samping. Tampilan ini berguna untuk mengetahui ketebalan tubuh, bentuk kepala, posisi tangan, serta bentuk pakaian dari samping.
4. *Back View* – memperlihatkan karakter dari arah belakang. Bagian ini digunakan sebagai acuan untuk menggambar bagian belakang kepala, kemeja, celana, dan sepatu.
Keempat pose dibuat dengan *tinggi dan proporsi yang sama. Pada lembar turnaround juga terdapat garis panduan horizontal yang membantu menjaga posisi **kepala, bahu, pinggang, dan kaki* agar tetap sejajar pada setiap sudut pandang.
Tujuan Pembuatan
Pembuatan turnaround sheet Bloki bertujuan untuk menghasilkan *model sheet sebagai panduan visual dalam proses produksi karakter*. Dengan adanya tampilan dari depan, 3/4, samping, dan belakang, proses menggambar Bloki dari berbagai arah menjadi lebih mudah dan terarah.
Model sheet ini juga dapat digunakan untuk membantu proses *animasi, pembuatan sprite, ilustrasi, desain game, dan pengembangan cerita*. Konsistensi bentuk dan proporsi sangat penting agar Bloki tetap terlihat sebagai karakter yang sama meskipun ditampilkan dalam posisi atau sudut yang berbeda.
Proses Pengerjaan
Dalam proses pembuatannya, konsep awal karakter dikembangkan dengan mempertahankan bentuk dasar Bloki sebagai karakter kecil berbentuk seperti roti. Setelah konsep ditentukan, desain kemudian disusun menjadi lembar turnaround dengan empat sudut pandang.
Tahap berikutnya adalah menentukan *warna karakter dan pakaian*. Warna kuning langsat digunakan sebagai warna dominan pada tubuh, sedangkan warna hitam digunakan pada pakaian, dasi, celana, dan sepatu. Warna merah muda pada bagian pipi ditambahkan sebagai detail untuk memberikan kesan lebih ceria dan menggemaskan.
Setelah itu, setiap sudut pandang disesuaikan agar memiliki *proporsi dan tinggi karakter yang konsisten*. Garis panduan digunakan untuk membantu menyamakan posisi bagian tubuh dari satu tampilan ke tampilan lainnya.
Hasil Akhir
Hasil akhir proyek berupa *character turnaround sheet Bloki* dengan tampilan yang rapi dan sederhana. Lembar ini menampilkan identitas karakter, sifat, ciri khas, warna dominan, serta empat tampilan utama karakter dari berbagai sudut.
Melalui proyek ini, saya belajar bahwa dalam pembuatan desain karakter, *konsistensi merupakan hal yang sangat penting*. Setiap detail seperti bentuk kepala, proporsi tubuh, pakaian, warna, ekspresi, dan posisi anggota tubuh harus diperhatikan agar karakter tetap terlihat sama dari berbagai sudut.
Kesimpulan
Pembuatan character turnaround *Bloki – Pekerja Kantoran* menjadi salah satu proses penting dalam pengembangan desain karakter. Bloki dirancang sebagai karakter yang kecil, imut, ramah, rajin, disiplin, dan bertanggung jawab dengan ciri khas tubuh berbentuk seperti roti serta pakaian kantor berwarna hitam.
Dengan adanya turnaround sheet ini, desain Bloki dapat digunakan sebagai *acuan yang lebih jelas dan konsisten untuk tahap produksi selanjutnya, baik dalam pembuatan animasi, ilustrasi, game, maupun media visual lainnya. Proyek ini juga memberikan pengalaman dalam memahami pentingnya **proporsi, detail, warna, dan konsistensi karakter* dalam proses character design.

.png)
Post a Comment