your code goes here
Bookmark

Project Portofolio Infografis

 Nama:Ramysha Fitri

Kelas:11 Animasi 1

Sekolah:SMKN 2 Pariaman

1. Latar Belakang & Tujuan


Jurusan Animasi merupakan bidang pembelajaran yang menggabungkan seni, teknologi, kreativitas, dan storytelling untuk menghasilkan karya visual yang menarik. Perkembangan industri kreatif membuat keterampilan animasi semakin banyak digunakan dalam film, game, iklan, media sosial, pendidikan, hingga konten digital.


Tujuan infografis:


Memperkenalkan Jurusan Animasi kepada calon siswa.

Menjelaskan apa saja yang dipelajari di Jurusan Animasi.

Menampilkan kegiatan, karya, dan kemampuan yang dapat dikembangkan.

Memberikan gambaran peluang berkarya dan berkarier di bidang animasi.

Mengajak siswa untuk berani memilih dan bergabung dengan Jurusan Animasi.

2. Perbedaan dengan Infografis Materi Ajar

Infografis Materi Ajar Infografis Portofolio Jurusan

Fokus pada pembelajaran Fokus pada pengenalan jurusan

Menjelaskan teori/materi Menampilkan keunggulan dan kegiatan jurusan

Bertujuan membuat siswa memahami materi Bertujuan membuat calon siswa tertarik

Banyak menggunakan penjelasan Lebih banyak visual, karya, dan informasi singkat

Target utama peserta didik Target utama calon peserta didik


Jadi, infografis portofolio jurusan bukan sekadar menjelaskan animasi, tetapi menunjukkan pengalaman dan potensi yang bisa didapatkan ketika masuk Jurusan Animasi.


3. Alur Pengerjaan

Mengumpulkan informasi jurusan

Profil Jurusan Animasi

Kompetensi yang dipelajari

Kegiatan pembelajaran

Fasilitas

Karya siswa

Prestasi

Peluang kerja

Menentukan target audiens

Siswa SMP yang akan melanjutkan ke SMK.

Orang tua calon siswa.

Masyarakat yang ingin mengenal jurusan.

Menentukan konsep visual

Modern

Kreatif

Profesional

Berhubungan dengan dunia animasi dan industri kreatif.

Menyusun konten

Profil jurusan

Apa yang dipelajari

Kegiatan

Karya

Fasilitas

Prospek

Ajakan bergabung

Membuat desain infografis

Menata teks, gambar, ikon, ilustrasi, dan karya siswa.

Menggunakan hierarki visual agar informasi mudah dibaca.

Finalisasi

Memeriksa ejaan.

Memastikan informasi benar.

Memastikan desain menarik dan mudah dipahami.

4. Struktur Konten yang Wajib Digali


A. Tentang Jurusan Animasi


Belajar mengubah ide, gambar, dan cerita menjadi karya animasi yang menarik.


B. Apa yang Dipelajari?


Dasar menggambar

Character design

Storyboard

2D Animation

3D Animation

Modeling 3D

Texturing

Rigging

Lighting

Rendering

Editing dan compositing


C. Kegiatan Siswa


Praktik membuat animasi

Membuat karakter

Membuat storyboard

Membuat film pendek

Proyek 2D dan 3D

Membuat karya untuk portofolio


D. Karya yang Dihasilkan


Animasi 2D

Animasi 3D

Character design

Ilustrasi

Motion graphic

Model 3D

Film pendek

Konten digital


E. Kemampuan yang Dikembangkan


Kreativitas

Menggambar

Storytelling

Problem solving

Penguasaan software

Kerja sama tim

Komunikasi visual


F. Peluang di Masa Depan

Lulusan dapat mengembangkan diri dalam berbagai bidang kreatif, seperti:


Animator

2D Artist

3D Artist

Character Designer

Illustrator

3D Modeler

Motion Graphic Designer

Video Editor

Game Artist

Content Creator


G. Ajakan


“Punya ide dan suka berkarya? Saatnya wujudkan imajinasimu menjadi karya nyata bersama Jurusan Animasi!”


5. Prompt AI – Infografis Portofolio Jurusan


Prompt yang dapat digunakan:


Buat sebuah infografis portofolio profesional untuk mempromosikan Jurusan Animasi SMK dengan ukuran A3 portrait. Gunakan gaya visual modern, bersih, kreatif, profesional, dan menyerupai company profile pendidikan, bukan gaya kartun anak-anak.


Tampilkan judul utama “JURUSAN ANIMASI” dengan tagline “Dari Ide Menjadi Karya, Dari Imajinasi Menjadi Cerita.”


Susun informasi dalam beberapa bagian: Profil Jurusan, Apa yang Dipelajari, Kegiatan Siswa, Karya yang Dihasilkan, Kompetensi yang Dikembangkan, Fasilitas, Peluang Karier, dan Ajakan Bergabung.


Gunakan visual yang berhubungan dengan dunia animasi seperti character design, storyboard, ilustrasi 2D, modeling 3D, komputer, timeline animasi, dan karya digital. Gunakan tata letak profesional dengan hierarki informasi yang jelas, tipografi modern, ikon sederhana, whitespace yang cukup, serta kombinasi warna yang elegan dan konsisten.


Bagian akhir harus memiliki call-to-action yang kuat namun tetap profesional, misalnya:


“Kembangkan Kreativitasmu. Wujudkan Imajinasimu. Bergabunglah dengan Jurusan Animasi!”


Pastikan seluruh teks berbahasa Indonesia, mudah dibaca, tidak terlalu padat, dan desain terlihat seperti materi promosi resmi sebuah jurusan SMK.


6. Kriteria Penilaian

Aspek Yang Dinilai

Isi Informasi jurusan lengkap dan relevan

Kreativitas Konsep visual menarik dan memiliki karakter

Desain Layout rapi, seimbang, dan profesional

Keterbacaan Teks jelas dan mudah dipahami

Visual Gambar sesuai dengan dunia animasi

Informasi Data akurat dan tidak menyesatkan

Promosi Mampu memperkenalkan daya tarik Jurusan Animasi

Ajakan Memiliki call-to-action yang jelas

Kesesuaian Sesuai dengan identitas dan lingkungan pendidikan SMK

7. Catatan Tambahan

Jangan memasukkan terlalu banyak teks dalam satu bagian.

Gunakan karya asli siswa jika tersedia agar portofolio terasa nyata.

Tampilkan proses dari ide → desain → produksi → karya akhir.

Gunakan foto kegiatan praktik untuk memberikan gambaran pengalaman belajar.

Pastikan nama software atau fasilitas yang ditampilkan memang tersedia di jurusan.

Gunakan bahasa yang singkat, positif, dan mudah dipahami calon siswa.

Bagian terakhir sebaiknya menjadi ajakan bergabung, sehingga infografis tidak hanya informatif tetapi juga bersifat promosi.

Kesimpulan


Jurusan Animasi bukan hanya tempat untuk belajar membuat gambar bergerak, tetapi tempat untuk mengembangkan kreativitas, teknologi, kemampuan bercerita, dan menghasilkan karya digital. Melalui pembelajaran 2D, 3D, desain karakter, storyboard, modeling, hingga produksi animasi, siswa dapat mengubah ide dan imajinasi menjadi karya yang nyata.


Dengan berkembangnya industri kreatif dan teknologi digital, kemampuan animasi dapat menjadi bekal untuk menghasilkan berbagai karya dan mengembangkan karier di bidang kreatif.

Post a Comment

Post a Comment