Laporan Project Pembelajaran: Editing Pas Foto dan Pembuatan Infografis Menggunakan AI
Nama: Assyfa Suarli
Kelas: XI Animasi
Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman
Tanggal: 22 September 2026
Mata Pelajaran/Project: Pemanfaatan AI dalam Desain dan Multimedia
🎨 Mengenal dan Memanfaatkan AI dalam Proses Kreatif
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan banyak kemudahan dalam bidang desain, fotografi, dan multimedia. Sebagai siswa kelas XI Animasi, saya mencoba memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam menyelesaikan sebuah project kreatif.
Pada project kali ini, saya mengerjakan dua kegiatan utama, yaitu editing dan generate ulang pas foto menggunakan AI serta membuat infografis pendidikan dengan gaya ilustrasi 3D. Kedua kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam menggabungkan kemampuan desain dengan teknologi AI.
📸 Project 1 — Editing Pas Foto Menggunakan AI
Project pertama adalah mengubah foto biasa menjadi pas foto formal dengan tampilan seperti hasil foto studio.
Foto awal memiliki latar belakang dan kondisi pencahayaan yang belum sesuai dengan konsep pas foto formal. Oleh karena itu, saya menggunakan AI untuk membantu menghasilkan tampilan foto yang lebih rapi dan profesional.
Tujuan
Tujuan dari project ini adalah:
Mengubah foto menjadi pas foto formal.
Membuat posisi wajah dan badan terlihat lebih tegak dan simetris.
Menggunakan latar belakang merah tua (deep red).
Memperbaiki pencahayaan pada wajah.
Mempertahankan ciri wajah dan ekspresi dari foto asli.
Membuat jilbab terlihat lebih rapi.
Menghasilkan foto dengan tampilan bersih, tajam, dan profesional.
Proses Pengerjaan
Tahapan yang saya lakukan adalah:
1. Menyiapkan foto awal
Saya memilih foto yang akan digunakan sebagai bahan dasar editing.
2. Menentukan konsep foto
Saya menentukan konsep berupa pas foto formal siswa SMK dengan komposisi dari dada ke atas, posisi menghadap kamera, dan latar belakang merah tua.
3. Membuat instruksi untuk AI (prompt)
Saya memberikan instruksi kepada AI mengenai posisi tubuh, pencahayaan, pakaian, jilbab, ekspresi, latar belakang, dan gaya foto yang diinginkan.
4. Proses generate menggunakan AI
AI kemudian menghasilkan versi baru dari foto berdasarkan instruksi yang diberikan.
5. Evaluasi hasil
Saya melihat kembali hasil generate untuk memastikan wajah tetap sesuai dengan foto asli, komposisi terlihat rapi, pencahayaan lebih baik, dan hasilnya sesuai dengan konsep pas foto.
Hasil
Hasil akhirnya berupa pas foto formal dengan latar belakang merah tua, pencahayaan yang lebih merata, posisi wajah menghadap kamera, serta tampilan yang lebih bersih dan profesional.
Project ini membuat saya memahami bahwa hasil AI sangat dipengaruhi oleh ketepatan prompt. Semakin jelas instruksi yang diberikan, semakin mudah AI memahami hasil visual yang diinginkan.
🤖 Project 2 — Membuat Infografis Animatronika Menggunakan AI
Project kedua adalah membuat sebuah infografis pendidikan tentang Animatronika dan Elektronika Dasar.
Infografis dibuat dengan konsep 3D animation style agar materi pembelajaran yang cukup teknis dapat ditampilkan dengan lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
📚 Materi Infografis
Infografis yang dibuat terdiri dari delapan modul pembelajaran:
1. Pengenalan Animatronika & Komponen Elektronika Dasar
Pada bagian ini dijelaskan pengertian animatronika sebagai gabungan seni animasi, mekanika, dan elektronika. Materi juga memperkenalkan tegangan, arus, hambatan, serta komponen dasar seperti resistor, kapasitor, dioda, dan transistor.
2. Sistem Catu Daya & Keselamatan Kerja (K3)
Modul ini membahas perbedaan listrik AC dan DC, baterai, adaptor, regulator 7805, serta dasar pengukuran tegangan menggunakan multimeter. Aspek keselamatan kerja atau K3 juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran.
3. Motor Penggerak Fisik Animasi
Materi memperkenalkan aktuator yang digunakan untuk menghasilkan gerakan, seperti motor DC, motor servo, dan motor stepper. Siswa juga dikenalkan dengan penggunaan potensiometer sebagai pengendali servo.
4. Mikrokontroler — Arduino Basics
Bagian ini memperkenalkan Arduino sebagai pusat kendali sistem animatronika. Materinya meliputi pin digital, pin analog, struktur program setup() dan loop(), LED blinking, serta pengendalian servo.
5. Sensor — Membuat Animasi Interaktif
Pada modul ini dipelajari berbagai sensor, seperti sensor ultrasonik, PIR, LDR, dan mikrofon. Sensor digunakan agar karakter animatronika dapat memberikan respons terhadap lingkungan.
6. Mekanika Sendi & Linkage
Materi membahas prinsip tuas, roda gigi, push-rod, engsel, dan crankshaft untuk mengubah gerakan motor menjadi gerakan karakter yang lebih natural.
7. Pengolahan Suara & Lip-Sync
Modul ini membahas bagaimana suara dan gerakan karakter dapat disinkronkan. Komponen yang diperkenalkan antara lain DFPlayer Mini, amplifier, speaker, dan servo untuk membuat gerakan mulut.
8. Proyek Akhir — Mini Animatronic Character
Pada tahap akhir, seluruh materi digabungkan menjadi sebuah proyek karakter animatronik. Prosesnya meliputi pembuatan storyboard, perakitan mekanik dan elektronik, pemrograman perilaku karakter, hingga finishing tampilan karakter.
🖌️ Proses Pembuatan Infografis
Dalam membuat infografis, saya terlebih dahulu menentukan tema, materi, struktur informasi, dan gaya visual.
Saya memilih gaya ilustrasi 3D animation dengan karakter siswa yang sedang belajar dan menggunakan perangkat elektronika. Setiap modul dibuat dalam bagian tersendiri agar informasi lebih mudah dibaca.
Tahapan yang saya lakukan antara lain:
Mengumpulkan dan menyusun materi pembelajaran.
Membagi materi menjadi delapan modul.
Menentukan konsep visual dan gaya 3D.
Membuat prompt AI berdasarkan materi yang telah disusun.
Menghasilkan desain infografis menggunakan AI.
Mengevaluasi tata letak, ilustrasi, warna, dan keterbacaan informasi.
Menambahkan bagian “Rangkuman & Pesan Penting” di bagian bawah poster.
Pada bagian akhir infografis, saya memberikan pesan motivasi:
“Mulai dari hal kecil, ciptakan karya besar!”
Pesan tersebut menggambarkan bahwa proses membuat sebuah karya animatronika tidak harus dimulai dari sesuatu yang kompleks. Pemahaman dasar, latihan, ketelitian, dan kreativitas dapat menjadi langkah awal untuk menghasilkan karya yang lebih besar.
💡 Pengalaman dan Pembelajaran yang Saya Dapatkan
Dari kedua project tersebut, saya mendapatkan beberapa pengalaman baru.
Pertama, saya belajar bahwa AI bukan hanya digunakan untuk menghasilkan gambar, tetapi juga dapat menjadi alat bantu dalam proses kreatif. Kita tetap perlu menentukan konsep, memberikan instruksi, mengevaluasi hasil, dan melakukan perbaikan.
Kedua, saya belajar pentingnya menulis prompt yang jelas dan terstruktur. Detail seperti gaya visual, pencahayaan, komposisi, warna, objek, dan tujuan desain dapat memengaruhi hasil yang diberikan AI.
Ketiga, melalui pembuatan infografis, saya belajar bagaimana mengubah materi yang cukup panjang menjadi informasi visual yang lebih ringkas, terstruktur, dan menarik.
Keempat, saya menyadari bahwa seorang siswa animasi tidak hanya perlu memiliki kemampuan menggambar atau membuat animasi, tetapi juga perlu memahami teknologi baru yang berkembang di industri kreatif.
✅ Kesimpulan
Project editing pas foto dan pembuatan infografis menggunakan AI memberikan pengalaman yang menarik bagi saya sebagai siswa kelas XI Animasi SMK Negeri 2 Pariaman.
Melalui project ini, saya belajar menggunakan AI sebagai alat bantu dalam proses desain, mulai dari mengembangkan konsep, membuat visual, hingga menghasilkan karya yang lebih profesional. Saya juga belajar bahwa penggunaan AI tetap membutuhkan kreativitas, ketelitian, kemampuan memberikan instruksi, serta kemampuan mengevaluasi hasil.
Bagi saya, teknologi AI bukan pengganti kreativitas manusia, tetapi dapat menjadi partner dan alat bantu untuk mengembangkan ide menjadi sebuah karya visual.
Ke depannya, saya ingin terus belajar menggunakan teknologi digital dan AI secara kreatif dan bertanggung jawab untuk menghasilkan karya animasi, desain, dan multimedia yang lebih baik.
🚀 Pesan Penutup
Belajar teknologi, berani mencoba, terus berkreasi, dan jangan takut melakukan kesalahan. Karena setiap project adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang.
“Mulai dari hal kecil, ciptakan karya besar!” ✨



Post a Comment