your code goes here
Bookmark

Laporan Project Animasi: Editing Pas Foto Menggunakan AI dan Pembuatan Infografis

 Nama: Shoffi Rilla Mardini

Kelas: XI Animasi 1
Sekolah: SMK Negeri 2 Pariaman
Mata Pelajaran/Project: Desain dan Pemanfaatan AI dalam Karya Visual

Pendahuluan

Saya, Shoffi Rilla Mardini, siswa kelas XI Animasi 1 SMK Negeri 2 Pariaman, melaksanakan project yang berkaitan dengan pengolahan dan pembuatan karya visual menggunakan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI).

Pada project kali ini, saya mengerjakan dua kegiatan utama, yaitu editing dan generate ulang pas foto menggunakan AI serta membuat infografis edukatif mengenai komposisi dalam desain.

Project ini bertujuan untuk melatih kemampuan saya dalam mengolah gambar, menyusun elemen visual, memahami prinsip desain, serta memanfaatkan teknologi AI sebagai salah satu alat bantu dalam proses kreatif.

Project 1 — Editing Pas Foto Menggunakan AI



Project pertama adalah melakukan editing pas foto dengan bantuan AI. Foto awal yang saya gunakan kemudian diolah agar memiliki tampilan seperti pas foto formal siswa.


Dalam prosesnya, saya memberikan instruksi kepada AI mengenai hasil visual yang ingin dibuat. Beberapa aspek yang diperhatikan antara lain posisi tubuh dan wajah, arah pandangan, pencahayaan, pakaian, serta latar belakang foto.

Hasil yang diharapkan adalah foto formal yang terlihat lebih rapi dan sesuai untuk kebutuhan dokumentasi siswa.

Melalui project ini, saya belajar bahwa AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses editing foto. Namun, hasil dari AI tetap perlu diperhatikan dan diperiksa kembali agar sesuai dengan tujuan awal serta tetap mempertahankan karakter utama dari foto.

Project 2 — Membuat Infografis Edukatif

Project kedua adalah membuat sebuah infografis edukatif mengenai “Komposisi dalam Desain”.




Infografis dibuat dengan konsep visual yang menriak dan mudah dipahami. Materi yang ditampilkan membahas beberapa teknik komposisi dalam desain, yaitu:

  1. Rule of Thirds
    Membagi bidang desain menjadi sembilan bagian untuk membantu menentukan posisi elemen penting.
  2. Focal Point
    Menentukan bagian utama dalam desain yang menjadi pusat perhatian.
  3. Grid
    Menggunakan pembagian tata letak untuk membantu menyusun elemen agar lebih rapi dan konsisten.
  4. Alignment
    Menyelaraskan berbagai elemen seperti teks, gambar, dan bentuk agar terlihat lebih teratur.
  5. White Space
    Memanfaatkan ruang kosong di sekitar elemen untuk memberikan ruang bernapas dan membuat desain lebih mudah dibaca.

Pada bagian akhir infografis juga diberikan kesimpulan bahwa penerapan teknik-teknik tersebut dapat membantu desainer membuat tata letak yang lebih terstruktur, nyaman dilihat, dan mudah dipahami.

Dalam pembuatan infografis, saya memperhatikan penggunaan warna, tipografi, ilustrasi, bentuk, ukuran elemen, serta tata letak. Saya juga menggunakan ilustrasi bergaya 3D yang menyerupai clay atau plastisin sehingga tampilan infografis menjadi lebih menarik dan memiliki karakter visual yang ramah bagi pelajar.

Proses Pengerjaan

Secara umum, proses pengerjaan project dilakukan melalui beberapa tahap.

Pertama, saya menentukan tujuan dan konsep dari masing-masing karya. Setelah itu, saya menyiapkan bahan berupa foto dan materi yang akan digunakan.

Pada project pas foto, saya menggunakan AI untuk membantu melakukan generate dan penyesuaian visual berdasarkan instruksi yang diberikan. Setelah hasil dibuat, saya melakukan pengecekan terhadap kesesuaian wajah, pakaian, pencahayaan, posisi, dan latar belakang.

Sedangkan pada project infografis, saya terlebih dahulu menentukan topik yaitu komposisi dalam desain. Kemudian materi disusun menjadi beberapa bagian agar informasi dapat disampaikan secara singkat dan mudah dipahami. Setelah itu, elemen visual seperti ilustrasi, ikon, warna, judul, dan teks disusun menjadi sebuah komposisi infografis.

Hasil Project

Dari project yang telah dikerjakan, saya menghasilkan dua karya utama.

Pertama, sebuah pas foto formal yang telah diedit dan di-generate ulang dengan bantuan AI.

Kedua, sebuah infografis edukatif berjudul “Komposisi dalam Desain” yang menjelaskan lima teknik komposisi, yaitu Rule of Thirds, Focal Point, Grid, Alignment, dan White Space.

Kedua project tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Editing pas foto lebih berfokus pada pengolahan dan penyesuaian gambar, sedangkan pembuatan infografis lebih banyak melibatkan proses perencanaan visual, penyusunan informasi, dan penerapan prinsip desain.

Pembelajaran yang Didapat

Dari kegiatan ini, saya mendapatkan beberapa pengetahuan dan pengalaman baru. Saya belajar bahwa teknologi AI dapat membantu mempercepat proses pembuatan dan pengolahan karya visual. Namun, kemampuan manusia dalam menentukan konsep, memberikan instruksi yang tepat, memilih hasil, serta melakukan evaluasi tetap sangat penting.

Saya juga semakin memahami bahwa desain bukan hanya tentang membuat gambar yang terlihat bagus. Komposisi, keteraturan, keseimbangan, keterbacaan, dan penyampaian informasi merupakan bagian penting dalam menghasilkan desain yang efektif.

Melalui pembuatan infografis, saya belajar bagaimana sebuah materi yang cukup banyak dapat diubah menjadi informasi visual yang lebih ringkas, menarik, dan mudah dipahami.

Kesimpulan

Project hari ini memberikan pengalaman dalam menggabungkan kemampuan desain grafis dengan teknologi Artificial Intelligence. Melalui editing pas foto, saya belajar mengenai pemanfaatan AI dalam pengolahan gambar. Sementara melalui pembuatan infografis, saya belajar menerapkan prinsip komposisi untuk menyampaikan informasi secara visual.

Sebagai siswa kelas XI Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman, kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan saya dalam bidang desain serta teknologi digital. Saya berharap keterampilan yang saya pelajari dari project ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan pada project-project berikutnya.


“Belajar desain bukan hanya tentang membuat sesuatu terlihat menarik, tetapi juga tentang bagaimana menyusun setiap elemen agar pesan dapat tersampaikan dengan baik.”


Post a Comment

Post a Comment