your code goes here
Bookmark

3D Modeling Kitchen Room


 Perkenalkan, saya Adzfar Chairul Ramadhan, siswa kelas 11 jurusan Animasi di SMK Negeri 2 Pariaman. Dalam rangka menyusun portofolio sebagai persiapan sebelum melangkah ke dunia industri melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL)/magang, saya membuat sebuah proyek pemodelan 3D bertema "Projek Blender 3D Tentang Kitchen Room". 

Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mengasah kemampuan pemodelan lingkungan (environment modeling) bergaya isometric, menguji penyusunan tata ruang interior yang harmonis, serta menunjukkan kesiapan teknis saya dalam mengolah adegan 3D yang lebih kompleks menggunakan Blender.

Proses pengerjaan proyek ini dimulai dari pembentukan struktur dasar ruangan isometric (dinding dan lantai berpolak catur) sebagai fondasi utama. Selanjutnya, saya melakukan 3D modeling untuk setiap detail properti dan perabot dapur secara individual—mulai dari kulkas, kitchen set atas dan bawah, kompor dua tungku, tempat cuci piring, hingga meja mini beserta peralatan masak dan makan. Setelah seluruh elemen diletakkan secara presisi sesuai komposisi ruang, tahap berikutnya adalah pemberian material dengan skema warna biru dan putih yang konsisten, dilanjutkan dengan pengaturan tata cahaya (lighting) untuk menciptakan efek bayangan yang tegas dan alami, serta penentuan sudut kamera sebelum melakukan rendering akhir.

Melalui pembuatan Kitchen Room ini, terdapat berbagai skill teknis 3D yang berhasil saya terapkan dan kembangkan. Di antaranya adalah Hard Surface Modeling untuk merancang objek-objek berstruktur tegas seperti furnitur dan peralatan elektronik, Scene Layout & Composition untuk mengatur proporsi antar objek di dalam ruang sempit, Procedural/Texture Material Setup untuk pembuatan pola lantai dan warna perabot, serta teknik Lighting Setup dan Orthographic/Isometric Camera Angle untuk mempertegas kedalaman dimensi dan estetika visual adegan.

Melalui proyek ini, saya berharap dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kompetensi dan pemahaman saya dalam alur kerja pemodelan 3D environment. Kesan yang saya dapatkan selama pengerjaan adalah bahwa membangun sebuah adegan interior memerlukan ketelitian ekstra pada detail-detail kecil serta konsistensi gaya visual agar keseluruhan ruang terasa hidup dan padu. Proyek ini menjadi tolok ukur penting sekaligus pemicu semangat bagi saya untuk terus mengasah keahlian di bidang animasi 3D dan siap memberikan kontribusi terbaik saat menjalani masa PKL/magang mendatang.

Post a Comment

Post a Comment